Berperilaku Hijau dengan Kayuh Bike

Oleh: Syafiatuddiniah, Blogger   | artikel asli, klik di sini.

Setiap hari sebelum berangkat beraktivitas saya selalu prepare masker penutup mulut dan hidung. Nggak kuat banget menghirup asap kendaraan di jalan belum lagi banyak motor yang knalpot nya nggak ada filter sama sekali, beneran deh bikin mata perih dan bikin sesak nafas. Saya suka miris kalau lihat suami istri yang bawa anak nya naik motor dan si anak di taruh di depan dan tanpa helm dan masker, itu debu dan asap terpapar langsung loh! Kalau lihat yang seperti ini beneran bikin senewen. Lebih senewen dengan yang punya motor, buat gegayaan biar suara motor jadi cakep, tuh asap motor malah bikin sesak orang yang di belakangnya. Cuma bisa ngelus dada deh, soalnya kalau ditegor yang ada malah dimarahin balik, yang ditegor lebih galak haha!

Memang risiko hidup di kota besar ya seperti itu, polusi udara, kurangnya ruang terbuka hijau, pohon-pohon banyak yang ditebang demi pembangunan infrastruktur dan banyak nya pembangunan perumahan untuk kebutuhan populasi manusia yang semakin bertambah, jadinya pepohonan yang seharusnya bermanfaat sebagai paru-paru bumi juga otomatis berkurang. Solusinya hanya ada pada kepedulian masing-masing individu, yups kepedulian untuk lebih peduli pada lingkungan berperilaku hijau atau Go Green.

Go Green yang Eco-Friendly

Go Green berarti merubah gaya hidup kita lebih ramah kepada lingkungan atau eco-friendly. Misalnya dengan membuang sampah dan memilah sampah pada tempatnya, menghemat penggunaan tissue, lebih memilih berkirim email dari pada menggunakan kertas atau paperless, mencabut peralatan elektronik setelah selesai digunakan, matikan kran air saat tidak digunakan, diet kantong plastik, memilih menggunakan transportasi umum dari pada membawa kendaraan sendiri, memilih berjalan kaki atau menggunakan sepeda kalau tempat yang akan dikunjungi nggak jauh-jauh amat alias dekat. Ingatan saya jadi kembali ke masa sekolah dulu.

Saat di bangku Sekolah Dasar dan Madrasah saya selalu menggunakan sepeda berangkat ke sekolah. Malah anak-anak sekolah pada masa itu kebanyakan memang bersepeda. Jarang banget lihat anak-anak diantarin orang tua nya naik mobil atau sepeda motor, bisa dihitung dengan jari. Kalau pun ada itu karena rumah mereka jauh dari sekolah.

Senang sekali bersepeda saat itu, pagi-pagi ke sekolah tanpa asap kendaraan benar-benar melegakan pernafasan. Saat duduk di bangku SMP saya pergi sekolah dengan menggunakan transportasi milik perusahaan di kantor tempat Ayah saya bekerja. Jadi anak-anak yang ortu nya kerja di Perusahaan Negara tersebut disediakan bus untuk ke sekolah, setidaknya sudah mengurangi polusi lah ya. Kalau lihat di beberapa kota besar sudah jarang sih ya ada bus sekolah yang disediakan sebagai fasilitas untuk anak sekolah. Beberapa perumahan sudah mulai menyediakan shuttle untuk fasilitas warga perumahan, ini juga merupakan bentuk perilaku hijau. Semoga fasilitas seperti ini bisa dimanfaatkan untuk mengurangi polusi kendaraan.

Kayuh Bike Sepeda Kayu Go Green

Saya turut happy karena saat ini sudah mulai banyak komunitas sepeda. Bersepeda atau sering disebut gowes mulai banyak digemari, karena selain menyenangkan juga menyehatkan. Bersepeda menjadi olahraga yang banyak diminati, hampir setiap hari melihat orang-orang bersepeda. Bahkan di beberapa jalan sudah tersedia jalur khusus untuk sepeda. Ini bukti bahwa menggunakan sepeda sebagai alat transportasi sangat didukung untuk mengurangi kemacetan dan polusi udara.

Filosofi Kayuh

Ngomongin sepeda, teman-teman pernah dengar Kayuh Bike? Dari namanya saja udah keren ya. Udah lama banget nggak dengar kata Kayuh. Kayuh Bike ini Go Green banget, sepeda nya terbuat dari limbah kayu karet. Biasanya limbah kayu karet hanya digunakan sebagai kayu bakar saja atau dibuang percuma. Atas ide dari dua anak muda kreatif Didi Diarsa, Founder Kayuh Indonesia dan Maulidan Isbar, Co Founder Kayuh Indonesia limbah karet diolah menjadi sepeda kayu. Idenya unik banget karena memberikan nilai, dari limbah jadi sepeda. Limbah kayu karet sendiri mereka ambil dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Kayuh Bike merupakan hasil kolaborasi Kayuh Indonesia dengan MediaMove. Pada dasarnya kedua perusahaan ini memiliki misi yang sama, yakni memberikan manfaat bagi masyarakat perkotaan di Indonesia dengan cara yang lebih seru. Selain mengurangi limbah kayu yang tak terpakai, juga kayu yang diolah sepeda tersebut bermanfaat mengurangi polusi udara dan kemacetan.

Program Bike Sharing

Kayuh Indonesia semakin mantap memproduksi sepeda kayu dengan didukung penuh oleh MediaMove selaku partner yang memberikan dukungan dari sisi dana untuk pengadaan, pembiayaan operasional, hingga perawatan di berbagai kota yang akan dituju oleh Kayuh Bike. Jadi pemerintah kota yang ingin memiliki system bike sharing dari Kayuh Bike nggak perlu merogoh APBD, karena semua pembiayaan sepenuhnya akan ditanggung oleh MediaMove.

Sekilas Tentang KayuhBike Share

Sebagai bentuk barter value, pemerintah kota cukup memberikan kompensasi atau hak kepada MediaMove untuk mengelola iklan baik pada infrastruktur bike sharing Kayuh Bike ataupun dilokasi lain. Pendekatan pembiayaan model ini adalah salah satu cara terbaik memastikan keberlangsungan dari program bike sharing Kayuh Bike, dimana program ini akan memberikan manfaat kepada pemerintah kota dan masyarakat kota tersebut dengan memberikan pelayanan bike sharing yang berkelanjutan, terpelihara dan berkualitas tanpa membebani APBD. Kayuh Bike ini merupakan partner investasi yang smart untuk smart city. Mudah-mudahan saja program bike sharing ini bukan untuk kota tertentu saja ya, tapi menjadi program bike sharing Indonesia.

Kenapa disebut bike sharing? Ya, karena sistemnya itu kita menyewa sepeda dan kemudian setelah selesai bisa disewa lagi oleh orang lain. Teknologi yang digunakan oleh bike sharing Kayuh Bike adalah Teknologi IoT yang juga didevelop oleh punggawa IT dalam negeri yakni DaycodeX dari Bandung. Pengguna harus download aplikasi KAYUH yang bisa dicari di Google Play dan iOS untuk bisa mencoba dan menggunakan bike sharing Kayuh Bike. Caranya dengan melakukan scan ke device yang tersedia pada sepeda dan kemudia gembok akan terlepas otomatis dari docking sepeda. Keren kan!

Bogor Kota Pertama Program Bike Sharing Kayuh Bike

Warga Bogor mana suaranya nih? Good news nih buat teman-teman yang tinggal di Bogor. Karena kota pertama yang akan menikmati program bike sharing adalah kota Bogor. Siap-siap nih Kayuh Bike akan di launching di Bogor tanggal 16 Desember 2018 nanti. Kota Bogor dipilih untuk mendukung Bogor sebagai kota Green City atau kota yang ramah lingkungan. Kota Bogor juga merupakan satu dari sedikit kota yang dibangun mengelilingi taman atau kebun seperti Manhattan.

Sepeda KayuhBike

Selain mengusung konsep Green City, Bogor juga mengusung konsep Heritage City, dan Smart City. So, dengan hadirnya hadirnya Kayuh Bike akan memberikan nilai tersendiri dalam pembentukan kota Bogor yang sesuai dengan ketiga konsep tersebut. Peluang ini sebagai solusi atau sebagai sarana baru yang membuat kota Bogor semakin eco-friendly tentunya.